“waktu bagiku berjalan terlalu cepat… rasanya aku belum terlalu puas dengan hari-hariku…beberapa titian waktu yang dulu aku hujat keras, ternyata menjadi pengalaman penuh makna bagi jiwa sederhanaku ini… .sejenak aku menutup telingaku tuk redam denting waktu…tapi yang kutahu, ia semakin keras berdentang… hingga nuansa mega senja mengalah untuk memberi warna hampa pada kuasnya…tapi yang jelas aku sangat mensyukuri hidupku… siapa yang tak bersyukur menjadi seorang manusia?!
Aku percaya bahwa Allah ada dan selalu bersamaku… .”
(wisda prasparani)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar