Saat ku tak mampu bertahan lagi
Yang ku mau hanya tak menyakitimu
Biar saja kau tahu sendiri
Cinta itu tak hanya mencari kesenangan diri
Saat ku harus katakan perpisahan
Yang kau mau hanya ku tetap bersamamu
Aku sangat mengerti sayangku
Tapi maafkan ini semua harus berakhir
Aku masih cinta itu sebabnya ku pergi
Aku masih sayang itu sebabnya ku minta kau berpikir
Cinta bukan luka, tapi cinta memahami
Semoga hidup ini lebih berwarna bagi kita
Meski harus berpisah jauh
Jauh, terpisah jauh
Terpisah jauh
Aku masih cinta itu sebabnya ku pergi (aku masih cinta)
Aku masih sayang itu sebabnya ku minta kau berpikir
Aku masih cinta itu sebabnya ku pergi (aku masih sayang)
Aku masih sayang itu sebabnya ku minta kau berpikir
Aku masih cinta, aku masih sayang
Biar saja kau tahu sendiri
Cinta itu tak hanya mencari kesenangan diri
Minggu, 22 Mei 2011
Jumat, 20 Mei 2011
Bunga yang membesar..
Saya adalah bunga yang membesar..
Bukan bunga yang mencantik tiap hari..
Bukan pula bunga yang terharum di antara smw legenda bunga yang pernah terukir..
Mengetahuinya memang terasa pedih...
Rasanya seperti ada hama kalbu yang menggigit perlahan kelopakku..
Menciptakan udara hampa diatara putik putihku..
Tersenyum..
Aku hanya mampu tersenyum...
Tetap mengikhlaskan serbuk sariku mengudara saat berpapasan dengan angin kasar siang ini...
Dan tetap membiarkan lebah-lebah itu mengeruk maduku...
Tak apa jika memang harus begitu...
Sungguhku bisa apa?
aq hanya bunga besar yang tidak mempercantik tiap hari..
Bukan pula bunga yang terharum selama ini...
Dan kupu-kupu yang berlabuh di ujung mahkotaku pun berdesis kata-kata hangat...
Jalani saja...
Hingga nanti,
Kala kelopakku menguning...
Mengering..
Mengerut
Dan merapuh pelan...
Aku akan mengikhlaskan tubuhku terlepas dari tungkainya...
Gontai..
Dan jatuh di hamparan permadani cokelat...
Memberi cita bagi sahabat dunia
Lewat sisa-sisa perjuanganku...
Huff..
Ternyata benar pedihnya terasa..
Sudahlah..jalani saja...
Bahkan mawarpun membusuk pada akhirnya...
Bukan bunga yang mencantik tiap hari..
Bukan pula bunga yang terharum di antara smw legenda bunga yang pernah terukir..
Mengetahuinya memang terasa pedih...
Rasanya seperti ada hama kalbu yang menggigit perlahan kelopakku..
Menciptakan udara hampa diatara putik putihku..
Tersenyum..
Aku hanya mampu tersenyum...
Tetap mengikhlaskan serbuk sariku mengudara saat berpapasan dengan angin kasar siang ini...
Dan tetap membiarkan lebah-lebah itu mengeruk maduku...
Tak apa jika memang harus begitu...
Sungguhku bisa apa?
aq hanya bunga besar yang tidak mempercantik tiap hari..
Bukan pula bunga yang terharum selama ini...
Dan kupu-kupu yang berlabuh di ujung mahkotaku pun berdesis kata-kata hangat...
Jalani saja...
Hingga nanti,
Kala kelopakku menguning...
Mengering..
Mengerut
Dan merapuh pelan...
Aku akan mengikhlaskan tubuhku terlepas dari tungkainya...
Gontai..
Dan jatuh di hamparan permadani cokelat...
Memberi cita bagi sahabat dunia
Lewat sisa-sisa perjuanganku...
Huff..
Ternyata benar pedihnya terasa..
Sudahlah..jalani saja...
Bahkan mawarpun membusuk pada akhirnya...
Hampir Jadi-Kahitna
Malam ini..
Jelaskan padaku
Ku pikir hampir jadi
Masih saja salah langkahku
Meski impianku hancur didepan mata
Masih saja ku tunggu jawabmu
Aq bertahan
Haruskah ku akhiri
Aku tak tahu apakah nyata ataukah prasangka tak mungkin ku hindari sanggupkah aq terus melangkah atau ku pergi saja
Sampai hati statusku tak jelas
Kini impianku hancur ddpn mata
Masih saja ku tunggu jawabmu
ku bertahan
Mau atau tak mau
Suka atau tak suka
Akan kucari jalan sendiri
Jalan sendiri
Haruskah ku akhiri
Aku tak tahu apakah nyata ataukah prasangka
Jelaskan padaku
Ku pikir hampir jadi
Masih saja salah langkahku
Meski impianku hancur didepan mata
Masih saja ku tunggu jawabmu
Aq bertahan
Haruskah ku akhiri
Aku tak tahu apakah nyata ataukah prasangka tak mungkin ku hindari sanggupkah aq terus melangkah atau ku pergi saja
Sampai hati statusku tak jelas
Kini impianku hancur ddpn mata
Masih saja ku tunggu jawabmu
ku bertahan
Mau atau tak mau
Suka atau tak suka
Akan kucari jalan sendiri
Jalan sendiri
Haruskah ku akhiri
Aku tak tahu apakah nyata ataukah prasangka
Kamis, 19 Mei 2011
19.05.11
mengaburkan diri dalam tawa, tangis, canda...
tiada yang palsu...
hanya belajar membagi emosi dengan cara yang tidak biasa
ah, tak apa jika memang hanya aku yang perlu merasa...
pun, tersuara hanya akan meletupkan jiwa-jiwa sederhana menjadi raksasa...
pelita, mega, dan angkasa...
berbaur dalam satu kepatuhan yang tiada mungkin ternoda..
putihkan saja warnanya dengan salju yang memang tak pernah ada disini,,
hahahaha...
sudah pasti sia-sia belaka...
lalu, apa yang bisa tersuara kala mata, hati, dan telinga tak lagi terlihat sama...
biarkan saja semuanya berubah kelabu sesaat
ya sudahlah jika memang itu adanya
ya sudahlah jika memang itu nyatanya...
perlahan aku melangkah dengan wajah setengah bertengadah
tersenyum tanpa perlu lagi merasa apa-apa
menggumpalkan tiap kecewa yang pernah terselip diantara kalbu jiwa
sudahlah...
sudah..
lama-lama perih itu kan menguap bersama angan-angan semu
yang mungkin nanti kan tertutup pelan perlahan oleh debu retak hati
retak yang mungkin tak bisa terlekat sempurna lagi...
ah, tapi biar saja perih itu datang dan pergi...
karena aku cukup tangguh dengan kesigapan hatiku..
tertawa
menangis
terluka
dan tersenyum sederhana
mataku kan lebih banyak berkata
itu saja
tiada yang palsu...
hanya belajar membagi emosi dengan cara yang tidak biasa
ah, tak apa jika memang hanya aku yang perlu merasa...
pun, tersuara hanya akan meletupkan jiwa-jiwa sederhana menjadi raksasa...
pelita, mega, dan angkasa...
berbaur dalam satu kepatuhan yang tiada mungkin ternoda..
putihkan saja warnanya dengan salju yang memang tak pernah ada disini,,
hahahaha...
sudah pasti sia-sia belaka...
lalu, apa yang bisa tersuara kala mata, hati, dan telinga tak lagi terlihat sama...
biarkan saja semuanya berubah kelabu sesaat
ya sudahlah jika memang itu adanya
ya sudahlah jika memang itu nyatanya...
perlahan aku melangkah dengan wajah setengah bertengadah
tersenyum tanpa perlu lagi merasa apa-apa
menggumpalkan tiap kecewa yang pernah terselip diantara kalbu jiwa
sudahlah...
sudah..
lama-lama perih itu kan menguap bersama angan-angan semu
yang mungkin nanti kan tertutup pelan perlahan oleh debu retak hati
retak yang mungkin tak bisa terlekat sempurna lagi...
ah, tapi biar saja perih itu datang dan pergi...
karena aku cukup tangguh dengan kesigapan hatiku..
tertawa
menangis
terluka
dan tersenyum sederhana
mataku kan lebih banyak berkata
itu saja
Senin, 16 Mei 2011
melow melanda
Ia sudah meretak..
Diretakkan..
Dihempaskan peRlahan..
Dan tiba2 aq tertarik tuk meretakkannya lebih lagi...
Meleburkannya agar berbaur menjadi debu-debu putih...
dan terpadu dengan angin2 dalam ketidaknyataan warna dan rasa..
Biar saja perihnya merajai..
Dan sesaat lalu kan ku hapus semua asa...
Dan menghampakan smw nada..
(Keramik hati)
Diretakkan..
Dihempaskan peRlahan..
Dan tiba2 aq tertarik tuk meretakkannya lebih lagi...
Meleburkannya agar berbaur menjadi debu-debu putih...
dan terpadu dengan angin2 dalam ketidaknyataan warna dan rasa..
Biar saja perihnya merajai..
Dan sesaat lalu kan ku hapus semua asa...
Dan menghampakan smw nada..
(Keramik hati)
Sabtu, 07 Mei 2011
Senin, 02 Mei 2011
kemellowan akhir2 ini
Assalamualaikum..
Dear today..
Hari ini sedikit unik..awalnya wisda pikir begitu.
Tapi semakin siang, wisda ngerasa hari ini semakin mirip dgn hari2 mellow lainnya.. Semua terasa smakin sendu kalau wisda semakin merasakan kemelankholisan diri...
Should I give up easily like this, now?
Berkali2 kata2 itu kayak terketik rapi dikepala wisda..
But, I'm a great fighter...
I now I'm a fighter...
And I do ♥ fighting...
So?
Should I give up easily like this, now?
Bertahan di kondisi ini beRasa cukup unik. Cukup menguras bibir dan hati dalam beRujar istighfar dan kalimat penenang hati lainnya..
Huaaah...banyak jg hal yg ada dikepala wisDa..
Soal hati...(Apalagi)
Nasib orang gundah gulana gara2 cinta..
Jiaaaaahhhh (¬_¬ ”) *lebay bgd
Sikapnya ud berubah..quite cold
Hummpgh...
Will he treat me like before?
Before I treat him bad
Mungkin g ya dia semanis dlu lagi...
Stlh smw yg ud pnh wisDa lakuin ke dy...
Hiaaaahh...
*melow yg menjadi jadii (" `ะท´ )
Kdg wisda memutuskan untuk gak membahas hal ini lbh lanjut dan bersembunyi dibalik kata2 "there's nothing happen wis.." Yg trs menerus wisda sugestiin ke diri wisda..
Tp mmg sugesti itu bkn yg terbaik..
Menyadari kenyataan yg ada..
Berusaha melakukan yg trbaik trs mnrus
Dan mengganti sugesti yg td dg sugesti :
"Everything gonna be oke, wis.."
°\(^o^)/°
Miss my cheerful soul..
*jgn lama2 aaah mellownya..
kembali bersemangaaaatt..
╭(′▽`)╯
*thx yah ud mw baca...
:)
Dear today..
Hari ini sedikit unik..awalnya wisda pikir begitu.
Tapi semakin siang, wisda ngerasa hari ini semakin mirip dgn hari2 mellow lainnya.. Semua terasa smakin sendu kalau wisda semakin merasakan kemelankholisan diri...
Should I give up easily like this, now?
Berkali2 kata2 itu kayak terketik rapi dikepala wisda..
But, I'm a great fighter...
I now I'm a fighter...
And I do ♥ fighting...
So?
Should I give up easily like this, now?
Bertahan di kondisi ini beRasa cukup unik. Cukup menguras bibir dan hati dalam beRujar istighfar dan kalimat penenang hati lainnya..
Huaaah...banyak jg hal yg ada dikepala wisDa..
Soal hati...(Apalagi)
Nasib orang gundah gulana gara2 cinta..
Jiaaaaahhhh (¬_¬ ”) *lebay bgd
Sikapnya ud berubah..quite cold
Hummpgh...
Will he treat me like before?
Before I treat him bad
Mungkin g ya dia semanis dlu lagi...
Stlh smw yg ud pnh wisDa lakuin ke dy...
Hiaaaahh...
*melow yg menjadi jadii (" `ะท´ )
Kdg wisda memutuskan untuk gak membahas hal ini lbh lanjut dan bersembunyi dibalik kata2 "there's nothing happen wis.." Yg trs menerus wisda sugestiin ke diri wisda..
Tp mmg sugesti itu bkn yg terbaik..
Menyadari kenyataan yg ada..
Berusaha melakukan yg trbaik trs mnrus
Dan mengganti sugesti yg td dg sugesti :
"Everything gonna be oke, wis.."
°\(^o^)/°
Miss my cheerful soul..
*jgn lama2 aaah mellownya..
kembali bersemangaaaatt..
╭(′▽`)╯
*thx yah ud mw baca...
:)
Langganan:
Postingan (Atom)