Sabtu, 30 Agustus 2008

menjelang senin 010908

Assalamualaikum...

humm,, menanti senin tanggal 01.09.08 besok,,,ternyata cukup membuat perasaan wisda berkecamuk (berlebihan nie bahasanya...hee"..maph yah),,,

disatu sisi, wisda masih belum puas liburan,,,buuu, masih tiap hari ke kampus euy...tapi udah alhamdulillah c wisda masih sempet jalan" di awal liburan...eeeh, senin besok malahan udah mesti kuliah lagi...

tapi di sisi lainnya wisda seneng banged dan udah ga sabar menanti datengnya Ramadhan...wisda suka kangen sama suasana ramadhan...suasananya 'adem' gitu... enak d pokoknya...

humm..humm..humm...

wisda c amat sangat benar" berharap agar ramadhan kali ini ga terlewat begitu aja... makanya wisda sekalian mau minta maph untuk semua keputusan, semua kata, ucapan, sikap, perilaku dan candaan yang gak semestinya dilakukan atau tidak dilakukan ditempat dan saat yang tepat...

 

semuga ALLAH meridhoi segala ketulusan dan keikhlasan hati kita yah...

Amin,,, ,

Jumat, 22 Agustus 2008

yang kita inginkan vs terbaik bagi kita

Assalamualaikum...

"kita memang gak mendapatkan semua yang kita inginkan, tapi pasti kita mendapatkan semua yang terbaik untuk kita... "

pernah denger tak kata" itu?realistis banged yah...

wisda sebenernya termasuk orang yang seneng ikutan lomba... walaupun, wisda sering gak serius juga ikutannya... cuma iseng buat 'nyuri' ilmu peserta lomba yang lain..he".. tapi nyurinya jg ga dalam arti negatif yah...

suatu hari, wisda ikutan acara sejenis lomba yang gak formil sekaligus 2... dua-duanya termasuk hobbie wisda...umm, maph yah wisda g bisa nyebutin itu acara apa... .

wisda lebih fokus sama lomba yang pertama... karena wisda mank seneng banged malakukan hobbie yang dilombain ini...seneng yang wisda rasain ini dalam arti, wisda selalu serius mengerjakan hobbi ini...

di lomba yang kedua, wisda gak terlalu niat ikut... wisda gak sibuk" nyari inspirasi dan gak juga sibuk  berkutat di depan komputer atau minimal sekedar buat konsep kecil di atas kertas dulu...mungkin karena wisda mank udah lumayan sering ngerjain hobbi yang ini, jadi wisda gak terlalu peduli...karya yang wisda lombakan untuk acara ini juga bukan karya baru... tapi 'barang' lama yang udah wisda buat hampir setengah tahun yang lalu...yah, namanya juga ga niat, jadi asal aja gitu...

wisda gak ambisius banged untuk jadi pemenang, karena wisda mank cuma pengen nyumbang aja.... sejujurnya c,,, selama masa penilaian, wisda ngerasa gak puas sama 'hasil' wisda di lomba pertama,,, apalagi yang lomba ke dua,,,niat ikut jg enggak,,,gimana bisa puas? hee"...

tapi, setelah belasan hari berganti,,, ternyata pengumuman pun keluar...dan wisda memang gak terhitung sebagai yang dinominasikan di lomba pertama...iya c,,, wisda sendiri juga ga puas sama hasil kerjaan wisda karena waktunya yang mepet...(ini c wisda cuma nyari alasan aja buat ngehibur diri...haaha,,,)

tapi,

masa wisda malah dapet penghargaan untuk 'lomba yang ke dua'...

itu tuw,,, lomba yang g wisda niatin...wealah,,,hahaha...

yang pasti c wisda harus bersyukur dulu...

 

iya c...

pelajaran yang wisda ambil adalah...

kita gak boleh meremehkan hal" sekecil apapun itu...karena bisa jadi, hal" yang paling kita banggakan selama ini belum tentu hal yang terbaik untuk kita...

hee...

wisda aneh aja c kalu inget kejadian ini...

baru seminggu berlalu,,,tapi kalu diinget, wisda jadi geli sendiri...hahaha...yang wisda kerjain mpe gak tidur malah 'nihil'... tapi yang gak wisda niatin bener", malah 'berbuah'...hahaha...

 

subhanallah..

alhamdulillah...

astagfirullah....

 

makasi yah udah mau baca,,,

wass

Kamis, 21 Agustus 2008

g da judulnya...

Assalamualaikum..

tulisan ini sebenernya udah wisda tulis sejak 020208...tapi baru sekarang kepikiran untuk ngepost'in ini...baca yah...

 

untuk beberapa orang,dibeberapa saat, dunia adalah warna-warni yang kelam...

yang warnanya berkisar antara hitam,,,abu-abu,,,putih,,,merah,,,kelam,,,kuning gelap, indigo, dan lain-lain...

untu beberapa jiwa, di beberapa irisan waktu, "bertahan" adalah kata yang paling keras membahana... dan "tak apa" adalah kata-kata yang paling sering untuk ditekan di rongga suara...

aku ingin kenal para pujangga.. membiarkan mereka menyelipkan sebaik kiasan ke dalam ruang hampir sesak di kepalaku...

dan mengizinkanku memberikan separuh buku bernada ambigu kepada mereka...

untuk beberapa orang dibebrapa saat, dunia adalah warna-warni yang kelam...

untk beberapa jiwa di beberapa irisan waktu,

"bertahan adalah kata yang paling keras membahana,

dan "tak apa" adalah kata yang paling sering ditekan di rongga suara...

dan aku...

mungkin 1 diantara beberapa...(nice b'fly)

iseng cerita aja...

besok pagi wisda mesti ke dokter lagi...hug"... bakalan disuntik nie... doakan supaya g sakita yah,,

biz dari dokter gigi, rencananya wisda dan mama mau ke makro buat belanja bahan" untuk jualan bakso untuk bazaar SPARE tanggal 23 Agustus 2008 di FKM UI..

sebenernya, yang mesti buka stand itu, atas nama danus BEM FKM UI, tapi karena lumayan mendadak, dan lumayan kebingungan mau jual apa...

wisda oper ke nyokap d...yah, sharing provit gitu d...untung nyokap mau juga ikutan dibazaar itu... kita mau jualan bakso nie... sama teh botol, sama soft drink" gitu... moga" aja laku yah,,, Amin...

tahu tak, wisda sekarang lagi make baju kepanitiaan 'milky days 2007'... itu adalah acara yang paling wisda suka... bukan karena jabatan dan tanggung jawab wisda di sana.... tapi, karena wisda disadarkan...

kalo  semua itu "pasti ada jalannya"...

Allah mang ga bakal membiarkan hambanya kesulitan,,, karena Allah memang Maha Penolong...

jdi, semua masalah dan kerjaan yang rasanya makin menumpuk di akhir tahun ini juga pasti akan 'ada jalannya'...

yang penting gak boleh nyerah ditengah jalan...

semangat...

Rabu, 20 Agustus 2008

gak peduli lagi...

Assalamualaikum..

bismillah...wisda mau hidup baru,,,g mau lagi peduli ketika wisda sedih karena disakitin sama orang lain...g mau nangis lagi karena sedih ada yang iri sama wisda (pede bgd ya?ha".. )pokonya gak mau lagi terlarut sama hal" kaya gitu...wisda harus bisa lebih kuat...

ayo semangat 'perubahan'...

pokonya wisda gak boleh lagi ngerasa sendiri... karena wisda pasti gak bakal sendiri... ada Allah yang selalu setia dengerin setiap keluh kesah wisda...

wisda sebenernya cape ngadepin orang yang tiba" kayak iri sama wisda...(yah, kepedean lagi wisda)...kata temen" dan keluarga wisda c, cuek aja kalu ada yang iri...tapi ternyata susah juga yah.. apalagi wisda termasuk yang melan tok'tok'...hahaha,,,,

tapi, wisda pasti bisa...

yang penting ngikutin rumus ZMP: 1/0=tak terhingga... mesti melakukan semua hal dengan ikhlas... karena hasilnya bakalan 'luar biasa'... insyaALLAH...

kata mama, waktu wisda cerita tentang kesedihnya wisda saat itu, mama cuma bilang:

"cuek aja, selama kamu tidak melanggar perintah Allah. karena kita pintar karena ada salah dan hikmah yang diterimamu lebih besar.kalu di dzalimi orang, senyum jawabnya....ok anak mama yang melankholist?"

mama, i luph u...hee...

ayo, kamu pasti bisa,,,

semangat..,

belajar menyaring yang perlu dipikirin sama yang hanya perlu diizinkan melintas di kepala...

wisda jadi inget lagunya padi yang liriknya :

"setiap perkataan yang menjatuhkan tak lagi ku dengar dengan sungguh...

juga tutur kata yang mencela, tak lagi ku cerna dalam jiwa...

aku bukanlah seorang yang mengerti tentang kelihaian membaca hati...

ku hanya pemimpi kecil yang berangan tuk merubah nasibnya..." (padi--sang penghibur )

Selasa, 19 Agustus 2008

apa aja ....

assalamualaikum...

aku menikmati merekahnya bunga-bunga di hitungan tangga setelah pijakkan pertama mengambil makna...untukku semua terlihat benar-benar berbeda...entah sejak kapan, namun aku bisa merasakan kelapangan yang perlahan menyeruak dibalik tirai yang awalnya ku kira sudah sangat kokoh tuk berdiri..

aku menikmati menatap langit yang hitam meski tanpa bintang-bintang...karena aku telah melangkahkan kaki diatas permadani hati yang baru...aku sungguh tak tahu apa Allah merekatkan kembali 'putih' yang tersisa di dalam sukma jiwaku, atau Allah mengganti keseluruhannya dengan sesuatu yang baru...yang dengan leluasa dapat ku ukir, dengan tinta putih...

warna dasarnya memang putih, dan aku akan tetap menulis di atasnya dengan warna putih...karena aku memang tak ingin banyak yang dapat membacanya...cukup yang dapat mengetahuinya saja...

aku menikmati kantuknya ke dua mataku sebelum tidur dijamnya, dan aku makin menikmati arti dari sinar matahari pagi, dikala kedua mataku melepas kekerapannya perlahan...

mungkin aku akan kehilangan beberapa hal.. tapi sebuah angka '0' dibawah garis horizon pasti menghasilkan hal luar biasa....

ketika bilangan biner mengambil baitnya di tiap teknologi, aku ingin juga mematrikannya didalam sukma dan melebarkan pahatannya ke relun jiwa serta mengokohkannya didalam raga..

semua itu, untukku adalah sebuah do'a...

 

hee".. itu dulu aja ya,,,

bubye..makasi yah udah mau baca...

alumni ESQ mahasiswa jakarta angkatan 41

Assalamualaikum...

17 agustus tahun ini buat wisda adalah 17 agustus yang paling berkesaaaaaan banged...sualnya wisda gy ikut ESQ pas 17 agustus ini...

wisda dan temen" lain yang Allah kumpulkan di Menara 165 dari tanggal 16-17 agustus 2008 ini mendapatkan banyaaak banged pengalaman berharga dalam waktu singkat...

kita ketawa" bareng, nangis bareng... insyaf pun bareng.. insyaAllah...

wisda sendiri merasa bersyukur bangd masih dikasi kesempatan oleh Allah untuk bisa brada disana pada saat itu...

memupuk rasa patriotisme, sekalian mengenal siapa diri kita, buat apa kita dilahirkan dan apa tujuan hidup kita sebenarnya...

 

alhamdulillah dan subhanallah yang luar biasa yang lagi wisda rasain,,,

 

hee... makasiy yah udah mau baca...

Jumat, 15 Agustus 2008

hahaha...

Assalamualaikum..

hari ini, wisda jadwal untuk periksa lagi ke dokter gigi...karena dokternya ada di kuningan rasuna said dan kantor papa juga berada disana, biasanya wisda barengan sama papa untuk berangkatnya...

sebenernya wisda janjian sama dokternya jam 10-11'an...

tapi, tadi pagi biz shalat shubuh, wisda tidur lagi...dan....baru bangun jam 10...wuaaaaaaa...gimana nie... telat parah...

wisda langsung keluar kamar dan melihat ke arah garasi rumah..

teng nong...

mobil papa udah g ada di tempat.. nah lhow? wisda di tinggal sama papa...

kebetulan tadi pagi ada mbak yang lagi asyik nonton... ya udah wisda tanya aja sama dia :"mbak, papa udah berangkat yah?"...trus si mbak menjawab :"udah mbak, tadi jm 8 berangkatnya. buru".. kayaknya ada meeting d..."

nah lhow?? papa kayaknya lupa kalu wisda mau ikut papa ke kantornya pagi ini...

ya udah, wisda segera mandi dan mempercantik diri...(sa elah...)hee"...

jam setengah 11 wisda baru selesey..wisda langsung jalan aja naik ojek ke cibubur junction dan dari situ nyetop taksi blue bird yang memang lewat situ..

(kata orangtua wisda, kalu mau naik taksi, mendingan pilih taksi bluebird aja...lebih terpercaya katanya... berhubung wisda anak baik, yawda, wisda nurut dunkz...hee")

eh,  ga taunya, jalanan tol menuju jakarta selatan maceeeeeeeeeeeeeeet bgd... wisda lupa kalu jalanan di jakarta makin siang makin padet... hufgh...

yawda, wisda sms ke dokternya untuk bilang kalu wisda telat dateng..dokternya hanya memberikan jawaban dgn 2 huruf... yaitu : "OK"

jam 12an kurang wisda baru nyampe diklinik yang dimaksud...siip... langsung ngacir ke ruang dokternya dunkz...kan wisda udah buat janji..

tapi...ternyata ada 2 orang cowok... yang satu bapak", yang satu lagi masih muda...mereka berdua sama" lagi nunggu gitu...yawda, wisda ikutan ngantri d...

selama ngantri wisda ngedengerin lagunya Bro lewat HP.... itu lhow, lagunya Bro yang judulnya 'diriku menggila', yang beberapa hari yang lalu sempet wisda post'in lirik lagunya...asli, daleeeem banged...

(ups, kembali ke masalah utamanya)..

sekitar jam setengah satuan, wisda akhirnya dipanggil oleh suster robin, asisten si dokter gigi...jam satuan udah kelar...

yawda, wisda langsung sms papa dan bilang kalu wisda mau ke ruangannya papa karena udah selese di dokter giginya..kan lumayan bisa nebeng pulang bareng.. ngirit ongkos dunn..hee"..

selanjutnya, wisda ke ruangan papa dan cium tangan..(kan wisda anak baik...heE")

eh, papa malah nanya,"kok tadi pagi g bareng sama papa aja berangkatnya?"

tuh kan papa beneran lupa kalau wisda mau nebeng sama papa...

"iya, tadi pagi pas wisda bangun, papa udah brangkat.. jadi naik taksi d.."

dan papa kembali menjawab :"oh, pasti kamu kesiangan bangun".. wisda hanya tertawa....(kok jadi kayak bikin cerpen ya??hee"...)

pas wisda liat, diruangannya papa udah tersedia 2 piring gado"... salah satu gado"nya udah abis dilahap papa... ya udah, dengan asal, wisda makan aja ghado" itu.. pas tinggal 1 sendok terakhir, ada temennya papa yang dateng ke ruangannya papa...

trus papa bilang sama tante Lina (sekertarisnya papa),

"Lin, tolong siapin makanannya lagi ya,,,gado"nya dimakan sama anak saya"..

toeeeeng....

mulut wisda sempet berhenti ngunyah... ternyata gado" itu bukan disediain buat wsda, tapi untuk tamunya papa...hahaha....

jadi maluuw.,..hee...

cerpen papaquw...2

                                                              

                                                               Syukur

                               Oleh :  maleawan basuki suraryo

 

 

Matahari terbit seperti biasanya, belum sepenggalah, cahaya kekuning-kuningan, terang benderang, menyilaukan mata. Pagi yang cerah. Terlihat beberapa gumpalan awan putih disana sini, namun tidak mengganggu keanggunan birunya langit pagi itu. Angin pagi semilir meratakan hangatnya suasana seakan alam akan mengatakan bahwa hari ini akan sama hangatnya dengan kemarin dan hari-hari yang lalu. Peristiwa yang terjadi kemarin akan sama dengan peristiwa yang terjadi sekarang bahkan besok, tidak ada yang aneh dan tidak perlu heran. Semua  berjalan sesuai dengan kodratnya.

Walaupun tidak aneh dan tidak mengherankan, namun suasana hatiku tidaklah sehangat suasana pagi itu. Sudah berhari-hari, hatiku gundah dan hampir tidak tertahankan.  Kejadian itu memang sudah kuduga akan segera  datang, walau aku atau semua orang mungkin tidak menghendakinya. Kejadian yang merupakan kodrat atau takdir manusia, karena konon tidak satupun mahluk hidup bahkan manusia yang perkasa sekalipun tidak mungkin tidak mengalaminya.

 

Lebih dari dua minggu aku menjadi pendamping yang benar-benar pendamping. Karena selama itu aku hampir-hampir tidak pernah meninggalkannya kecuali jika aku harus sholat atau perlu kekamar kecil, bahkan makanpun aku berada disebelahnya. Aku berusaha tidak lepas untuk terus memperhatikan keadaannya dan aku terus berusaha berdoa untuknya. Dalam doaku, aku memang memohon pada Tuhan berilah yang terbaik bagi dirinya dan bagi diri kami, dan akupun memohon jika saat itu datang hendaknya jangan ada kesedihan yang berlebihan. Tampaknya doaku dikabulkanNya.

 

Saat itu datang dan benar , walaupun suasana dirumah memang berubah menjadi sangat sibuk, banyak sekali orang datang, hilir mudik, lalu-lalang, namun memang hampir tidak ada suara tangis, walau terlihat beberapa orang mengucurkan air mata dan sedikit terisak menahan tangis, ada pula yang terdiam merenung atau menundukan kepala atau menutup matanya dengan kedua belah tangannya. Namun aku tidak mendengar orang menangis keras. Aku justru melihat dan merasakan adanya aura ketegaran bahkan kebanggaan didalam rumahku.

 

Sejak semalam aku belum tidur sama sekali, telapak tanganku hampir terasa kebal karena banyaknya orang menyalamiku. Berulangkali para kerabat menganjurkan aku untuk tidur atau sekedar merebahkan badan walau barang sejenak, namun aku tidak bisa. Baru pagi ini, aku merasa agak lelah. Aku minta pada anak-anakku, untuk tidak diganggu karena aku ingin menyediri barang sebentar di serambi belakang rumahku. Aku termenung,  aku berusaha terus berdzikir walau sering  terputus-putus,  pikiranku menerawang jauh kebelakang. Diserambi ini kami berdua sering berbincang tentang segala hal, tentang anak-anak, tentang kekhawatiranku akan  masa depannya, tentang masalah pekerjaan dan keadaan dikantornya yang sulit diprediksi, sampai kepada masalah kemasyarakatan dan masa  depan negeri ini.   

 

Aku masih ingat benar kata-katanya yang sering diucapkan jika kami mengakhiri  perbincangan “ sudahlah mah kita ini seperti kurang yakin dengan kemurahanNya “ atau “mah, kita ini sepertinya kurang mensyukuri nikmatNya”  Biasanya sambil mengucapkan kata-kata itu dia menarik tanganku, merangkulku dan beranjak masuk kedalam rumah.

 

Terlintas dalam ingatanku, sewaktu untuk pertamakali kami dapat kesempatan memasuki rumah ini. Terlihat diwajahnya ada perasaan senang, berbinar-binar matanya. Jarang dan hampir tidak pernah aku melihat pemandangan seperti itu. Sepanjang yang aku ingat wajah itu hampir tidak pernah menunjukan perbedaan antara senang dan susah, sama saja, datar dan tenang.  Dikelilinginya rumah, dimasukinya semua ruang dan kamar. Dipandanginya setiap sudut ruang dan halaman. Rumah yang menurut ukuran kami cukup lapang, dengan  tiga kamar tidur besar dan satu kamar pembantu, ruang tamu, ruang makan atau ruang keluarga dan serambi belakang disamping masih ada garasi dan halaman cukup luas, maklum rumah peninggalan Belanda. Walaupun bukan rumah pribadi dan saat itu banyak bagian rumah yang perlu diperbaiki, namun kami senang, karena dari sekian kali kami pindah dari rumah dinas yang satu kerumah dinas yang lain, tampaknya baru kali ini, kami merasa nyaman dan justru diserambi belakang rumah ini pula kami pertama kali mencoba duduk bersama sambil mengamati ketiga anak kami yang berlari-lari kian kemari seakan ingin mengukur besarnya halaman belakang rumah baru kami.

 

Tiba-tiba anganku berpindah jauh kebelakang, kebeberapa puluh tahun yang silam. Masih jelas ingatanku. Sore  itu aku sedang diberanda rumah, sebuah mobil jip warna hijau kusam memasuki halaman rumah kami. Seorang letnan dua, perwira pertama angkatan darat, tidak tampan bahkan kulitnya agak gelap namun terlihat sangat gagah dimataku, turun dari mobil tersebut, berjalan menghampiri dan  menyapaku dengan salam serta menanyakan alamat seorang perwira tinggi yang tidak lain adalah ayahku. Ada sedikit rasa terkejut, terkesima dan senang pada waktu itu. Spontan aku berdiri, membalas salam dan mempersilakannya duduk, kemudian aku masuk kedalam untuk memberitahukan pada ayahku.

Semenjak itu pertemuan kami memang menjadi sangat sering, maklum perwira pertama tersebut kemudian menjadi ajudan ayahku dan sering tidur dipaviliun rumah kami. Aku menjadi semakin mengenal pribadinya. Dia memang dididik untuk cekatan dan tegas dalam bersikap, namun aku merasakan kelembutan dan kesabaran hatinya. Dan mungkin ini yang kemudian menjadikan aku lebih memperhatikan dan bahkan tertarik kepadanya. Hanya kurang dari tiga tahun ia berkumpul dengan kami, karena selanjutnya ia lebih banyak berada di luar Jawa untuk melaksanakan tugas-tugasnya.

 

Anganku terputus sejenak, karena ada beberapa orang menggotong perabotan rumah melintas didepanku. Aku berusaha merangkai kembali anganku yang terputus. Aku masih ingat betul waktu ia berpamitan, bukan kata pamit yang ia ucapkan tetapi ia menyampaikan lamaran padaku ” Lis...., maaf kalau aku tidak sopan, tapi aku tidak tahu harus mengatakan apa, aku melamarmu untuk menjadi isteriku, mau ya Lis.....?”  Aku tidak menjawab, aku bingung, tiba-tiba badanku serasa lemas, jantungku berdebar-debar, walaupun kuakui bahwa ada rasa bahagia yang tiada tara waktu itu. Dia tampaknya memahami keadaanku, selanjutnya sambil mengulurkan tangan menyalamiku dia mengatakan ” Tidak usah dijawab sekarang Lis, kapan-kapan saja dan kalau setuju, aku nanti akan menghadap Bapak”  Entah seperti apa wajahku waktu itu, semburat merah atau bahkan pucat, yang jelas sampai ia membalikan badan meninggalkanku,  aku masih berdiri tertegun.

 

Matahari semakin tinggi, sinarnya yang semula kekuning-kuningan sudah berubah menjadi putih menyilaukan mata. Namun langit tetap biru, angin bertiup semakin kencang mengoyang ranting-ranting pohon pinus didepan rumahku, gumpalan awan putih bagaikan  gunung kapas bergerak mengular, tampak lebih banyak dari semula.

 

Ada rasa hangat dipelupuk mataku, kembali aku berdzikir, aku berusaha untuk tidak menangis, aku berusaha mengelola hatiku, pikiranku, merubah kesedihanku menjadi kebanggaanku kepadanya. Sesungguhnyalah aku memang patut bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Karena sepanjang hidupku mendampinginya tidak pernah aku merasa dikecewakannya. Dia bagiku adalah karunia Tuhan yang tiada taranya. Dia memang bukan tipe pria yang romantis, bahkan tidak pernah dia menyanjung-nyanjungku, tapi keseharian dia memberikan rasa aman, tenang, tentram dan senang kepadaku. Dalam situasi sulit seperti apapun aku tidak pernah mendengar dia mengeluh berlebihan. Malahan aku ingat kata-katanya sewaktu menasihati anak sulung kami, yang menangis karena gagal memasuki SMA faforit dikota kami, dia mengatakan ”Mas, jangan kamu menangis karena kamu gagal, atau karena kamu mengalami kesulitan, tapi menangislah kalau kamu melihat temanmu mengalami kesusahan”

 

Anganku terputus kembali, kali ini karena anakku sisulung mendatangiku, membungkuk didepanku dan dengan pelan mengatakan bahwa Presiden sedang dalam perjalanan dan akan segera hadir melayat, aku dimintanya  kembali keruang dalam untuk menyambut. Dengan berpegangan pada lengan anakku aku berdiri. Sejenak kami berdiam diri, kupandangi anakku, aku terkesiap bukan karena mendengar Presiden akan hadir tetapi aku melihat sosok anakku dalam pakaian dinas upacara militer dengan bintang dua dipundaknya,  persis....., seolah-olah aku berhadapan dengan  ayahnya. Tangan anakku kemudian  merangkulku dan membimbingku memasuki ruang dalam. Aku kembali merasakan itu........, aman, tenang, tentram. Aku tidak ingkar, aku memang sedih, berduka karena ditinggal pergi oleh orang yang sangat aku kagumi dan sayangi, tapi akupun sangat bangga atas apa yang telah pernah aku alami selama ini. Karena itu aku harus lebih banyak bersabar atau tepatnya bersyukur atas apa yang pernah aku peroleh ini. Betapa Tuhan sangat menyayangiku.

 

Terlihat semakin banyak gumpalan awan putih, berderet-deret seperti berbaris dan bergerak dalam parade, sementara angin masih terus berembus  menggoyang-goyangkan ranting dan daun pinus didepan rumah, bagaikan umbul-umbul yang berkibaran, seolah semuanya memberikan penghormatan terakhir..........

 

 

                                                                                                                   Jakarta Juli 2008.

cerpen papaquw...

                            PEKAN PENGENALAN KEHIDUPAN KAMPUS

 

0leh : Maleawan Basuki Soeraryo

  

Memasuki semester lima, untuk mahasiswa  seangkatanku merupakan kebanggaan tersendiri karena dalam semester ini kami mahasiswa semester lima mulai diberi kesempatan yang lebih luas dalam kepanitiaan yang berkaitan dengan Pekan Pengenalan Kehidupan Kampus atau PPKK bagi mahasiswa baru. Pada  semester tiga aku dan teman-teman seangkatan sesungguhnya sudah dilibatkan oleh kakak senior kami yang berada di Majelis Permusyawaratan Mahasiswa atau MPM untuk masuk dalam kepanitiaan semacam itu, namun tentu saja masih terbatas sebagai peran pembantu  atau dalam bahasa kami peran pelengkap penderita karena lebih banyak menderita sebagai unit yang disuruh-suruh oleh kakak-kakak senior kami. Sudah tentu kami tidak boleh menolak, karena alasan pembelajaran. “Supaya kalian tidak canggung, kalau kalian nanti ditunjuk mengelola kepanitiaan semacam ini” itu dalih yang sering kami dengar dari kakak-kakak senior, kalau mereka mulai merasakan  kami sedikit membangkang. 

 

Dalam kepanitiaan PPKK kali ini, hampir semua unit kerja diketuai oleh teman-teman mahasiswa semester lima, kecuali ketua umum masih diketuai oleh kakak angkatan kami  yang juga anggota Badan Esekutif Mahasiswa atau BEM. Rapat demi rapat dan brefing demi brefing dalam rangka persiapan kami ikuti untuk memperlancar pelaksanaanya nanti. Mulai dari rapat tentang penyusunan struktur organisasi, penentuan siapa dan bertanggung jawab apa sampai pada apa saja yang “wajib” dikerjakan dan yang “haram” dikerjakan yaitu antara lain larangan melakukan tindakan kekerasan fisik, melecehkan dan mengumpat pada junior yaitu mahasiswa baru sampai brefing tidak boleh jatuh cinta selama pekan kegiatan berlangsung, tidak boleh jatuh cinta, baik terhadap junior maupun sesama anggota panitia. “Jatuh cinta pada saat acara berlangsung dapat mengganggu konsetrasi, bisa membuat pikiran tidak fokus pada acara dan disini bukan tempat shotting yang pantas menimbulkan cinta lokasi” itu kata-kata ketua yang terngiang–ngiang ditelingaku.

Wah sial, aturan apa ini, gak logis, gak nalar, gak masuk akal, bagaimana ketua ini, gerutuku didalam hati dan memang aku cuma berani menggerutu didalam hati. Dimana-mana masa seperti ini bagi mahasiswa adalah masa melampiaskan kejatuhan cintanya. Perhatikan saja perilaku mereka, yang semula kuliah saja tidak pernah datang dengan seribu macam alasan, tiba-tiba menjadi begitu rajin datang dan selalu menenteng buku tebal entah apa judulnya seolah-olah menjadi mahasiswa yang paling pandai dengan IP diatas empat. Mereka yang biasanya berpakaian paling kusut, sekarang bak selebritis yang mamerkan pakaian model terbarunya. Bahkan mereka yang semula tidak pernah bisa dihubungi ponselnya karena memang tidak punya, sekarang tiba-tiba sambil mondar-mandir didepan kumpulan mahasiswa baru, menjadi senior yang paling sibuk membuka-tutup ponsel barunya, yang entah pinjam atau sewa dari siapa, seolah-olah Rektor dan seluruh Dekan secara bergantian meneleponnya.

 

Harus aku akui, bahwa ada kebanggaan tersendiri menjadi anggota panitia semacam ini, dan yang paling berkesan adalah pada saat diperkenalkan oleh ketua panitia, disebutkan nama, dipersilakan berdiri, disebutkan semester yang diikuti, bahkan kadang-kadang disebutkan juga IP terakhir yang diperoleh sebagai wujud “bonafiditas” seorang senior yang layak dan sangat pantas memberikan arahan pada mahasiswa baru, waaah ……..rasanya seperti terbang melayang keangkasa, karena bersamaan dengan itu semua mata mahasiswa baru yang hadir bergerak dan menatap dan terfokus padaku, eeeh….. .. eeeh ….. nggak ada taranya, gak ada taranya, gak ada bandingannya. Dalam situasi seperti itu, tanpa sadar kepalaku terangkat mendongak keatas, kemudian mengangguk dan tersenyum seraya menengok kekiri dan kekanan. Terlihat olehku binar mata mereka yang kagum, bahkan terasakan olehku detak jantung mereka  yang semakin kencang karena terpesona hebat, uuh…… huebaaat deh pokoknya.

 

Memang rasa-rasanya mereka menjadi sangat kecil dimataku, mahluk-mahluk yang baru datang dikampusku, mahluk yang sehari-hari berseragam putih abu-abu, yang lebih banyak berteriak-teriak atau cekikikan  dalam berkomunikasi dengan sesamanya, komunikasi yang masih sangat primitif menurut ukuranku sekarang. Mereka yang hanya pandai berbincang dengan sesamanya tentang sinetron yang sama-sama ditontonnya, sehingga menurutku tidak ada kualitas diskusinya. Bagaimana bisa disebut diskusi kalau semua berpendapat yang sama, saling mengiyakan tentang cerita dan peran yang dimainkan oleh favorit mereka yang sama pula orangnya. Norak, norak pokoknya noraaaak.

 

Jadi benar, sekali lagi benar, tidak salah ada PPKK, karena ini tempat untuk menempa mereka, tempat yang paling awal bagi mereka belajar menjadi manusia yang mampu berpikir rasional, manusia yang bisa berkomunikasi tidak dengan teriakan atau cekikikan tetapi dengan kalimat yang jelas dan santun, manusia yang mengenal sesamanya secara utuh, manusia yang berbudaya,……. tapi, …… aku tepekur sejenak, tapi ada juga yang aneh dari pikiranku tadi jika dibandingkan dengan kenyataan yang ada. Memasuki semester lima, rasa-rasanya akupun belum berhasil menjadi manusia berbudaya, aku masih sering juga berteriak-teriak, sering juga melecehkan bahkan mengumpat, bahkan lebih dari itu, merusak pagar orang, membakar ban ditengah jalan bahkan kadang mobil orang juga terbakar karena …….memang bermula dari bannya yang dibakar. Tapi itukan kalau sedang demo, demo dan demopun selalu didahului dengan diskusi-diskusi yang menurutku sangat ilmiah dengan senior-seniorku bahkan alumni kampusku, walaupun yang sering mengajak diskusi atau yang kupilih untuk diskusi adalah orang-orang yang selama ini memang kurang suka dengan pemerintah. Lha kalau dengan yang pro pemerintah kan gak akan jadi demo, gak seru dong.  Gak ada ceritanya nanti. Sementara aku kan masih punya waktu tiga, empat atau lima semester lagi untuk memperdalam ilmu tentang manusia berbudaya, jadi masih ada waktu, tenang aja.

 

Pelaksanaan PPKK berjalan lancar, selancar-lancarnya, tidak ada hambatan, karena sudah berjalan belasan tahun dengan pola  dan ukuran keberhasilan yang sama yaitu mahasiswa baru dapat dibuat terpaku diam terpesona, mahasiswa baru ketakutan, kebingungan dan menangis terharu. Berhasil jika suatu acara bisa membuat para mahasiswa baru terpaku diam, karena ketua panitia PPKK mampu memberikan ceramah pembekalan tentang manusia kampus yang sesungguhnya dengan gaya orator ulung,  kemudian terlihat ketakutan karena tiba-tiba acara terpenggal dengan adanya sekelompok senior dengan pita merah dilengannya yang menandakan mereka dari seksi disiplin memanggil dengan suara keras dan menyuruh keluar beberapa mahasiswa baru peserta PPKK dengan alasan tidak serius mengikuti acara tersebut atau alasan-alasan lain yang tidak boleh dibantah, sampai  terjadinya kebingungan diantara mahasiswa baru karena dalam waktu lima belas menit diminta mencari korek api cap satu setengah durian, atau mereka diminta memakai sepatu kembali dalam waktu lima menit, padahal sepatu mereka sudah ditukar-tukar oleh para senior, bahkan puncak ukuran keberhasilan acara dinilai dengan banyaknya peserta yang menangis diakhir acara karena trenyuh, terharu harus mengakhiri kegiatan dan berpisah dengan acara tersebut. Walaupun untuk acara tangis menangis ini seksi acara sudah pasang banyak senior perempuan beseragam mahasiswa baru untuk pura-pura sedih dan menangis untuk memancing emosi, bahkan untuk maksud ini karena takut gagal,  panitia  sempat pula mendatangkan beberapa pemain sinetron hanya untuk menangis dan .......entah dibayar berapa mereka, tapi yang jelas pengeluaran yang terbanyak biasanya disini.

 

 

Tapi kalau mau jujur sesungguhnya yang bersedih dengan berakhirnya acara seperti itu memang ya para senior itu. Yang semula terlihat lusuh ya kembali lusuh, yang pembolos ya semakin jadi pembolosannya dan mungkin yang paling sedih adalah mereka yang sewa ponsel untuk nampang dan tidak tahu harus bayar pake apa. Mboh ora ngerti, teuing teunyaho, yang jelas panitia tidak menyediakan anggaran sewa ponsel untuk nampang, titik.

 

Jakarta,  Agustus 2008.

 

Rabu, 13 Agustus 2008

udah semester 5??

smudzer @ ragunan

Rating:★★★★★
Category:Other
asli, rada g percaya kalu ada tempat searti ini di jakarta..
g bakal nyesel d kesana...
cz, mank seru bangd...

kita bisa ngeliat langsung gorilla dari jarak dekat,,,
biz itu kita bisa juga ngamatin apa aja yang mereka lakuin selama di habitat buatannya...
asliii....keren

tempat favorit wisda c yang di gua buatannya...
rada aneh dan takut c awalnya...
tapi seruuuu....
di beberapa tempat di gua buatan itu, ada jendela besar dari kaca yang memang disediakan untuk kita melihat" apa aja yang dilakukan sama gorilla tanpa membuat mereka merasa terganggu...

HTMnya g mahal kok...
cuma Rp 5000,00
tapi itu di luar biaya masuk ragunannya yah.,,

"aku pasti kembali"

AKU PASTI KEMBALI --(ratu/maia n friends)*

waktu telah tiba aku kan meninggalkan

tinggalkan kamu tuk sementara

kau dekap aku

kau  bilang jangan pergi

tapi ku hanya dapat berkata

"aku hanya pergi tuk sementara

bukan tuk meninggalkanmu selamanya

ku pasti kan kembali

pada dirimu tapi kau jangan nakal...

aku pasti kembali.."

kau peluk aku..

kau ciumi pipiku

kau bilang janganlah ku pergi

bujuk rayumu buat hatiku sedih...

tapi ku hanya dapat berkata:

"aku hanya pergi tuk sementara

bukan tuk meninggalkanmu selamanya...

ku pasti kan kembali

pada dirimu

tapi, kau jangan nakal

aku pasti kembali"

pabila nanti kau rindukanku didekatmu

tak perlu kau risaukan

aku pasti akan kembali...

 

*) wisda ga tahu ini lagunya ratu atau maia n friends,,,maph yah,,

Selasa, 12 Agustus 2008

sheila On 7 kembali beraksi??

Assalamualaikum,,,

udah pada denger kan lagunya sheila on 7 yang baru? itu lhow yang judulnya 'Betapa'...kalu belum pada denger, coba tongkrongin MTV atau radio kesayangan anda yah...he"...

duwh, senanganya wisda bisa kembali memanjakan ke-2 telingaku ini dengan alunan lagu" Sheila On 7... maklum, wisda mank suka banged sama band asal jogja ini...he"...

album sheila yang kali ini diberi judul 'Menentukan Arah' ini denger" c baru bakalan rilis abis lebaran nanti...jadi sebelum lebaran ya,,,cuma dalam format single aja...

semangat ya Sheila...aku kan menunggumu selalu...

wisda setia lhow...(ap c? kayaknya wisda uda mulai lebay d...hahahahahaha)

ini nie lirik lagunya...

BETAPA--Sheila On 7

seminggu setelah kau pergi
teman silih berganti menghiburku
berkata semua teratasi
kan terus sembunyi di balik senyum palsu

ku dengar dirimu tak sendiri lagi
betapa hancurnya hati jiwaku...

setahun setelah kau pergi
ku masih sembunyi di balik senyum palsu...

ku dengar dirimu tak sendiri lagi
betapa hancurnya hati jiwaku
betapa hancurnya...

tolong bantu aku melewati semua... .

obat filariasis

Assalamualaikum...

dua hari yang lalu wisda dikasih bungkus obat warna biru yang didalamnya ada 3 jenis obat. salah satu obatnya ada 3 buah... jadi totalnya ada 5 macam...

sebelum wisda minum obat itu, wisda udah pernah denger ada tetangga yang pada ngeluh gara" setelah minum obat itu malah pada jadi demam dan pusing, beberapa ada yang jadi mual dan ada juga yang diare...

tapi, berhubung wisda tahu filariasis itu berbahaya, akhirnya wisda putuskan untuk tetap melahap ke-5 obat itu dengan bacaan 'bismillah'...

eh, g taunya bener,,,

abis minum obat itu, perut wisda panas,,,rasanya mirip banged sama apa yang pernah wisda rasain pas dulu wisda thypus... wealah...keluarlah semua malam itu juga...

akhirnya wisda segera minum air putih yang buanyaaaaaak banged dan langsung tidur...

alhamdulillah paginya wisda udah baikan...

 

lucunya, dirumah wisda, yang ngerasain efek negatif dari obatnya itu, ya...cuma wisda...yang lainnya cuma ngerasa ngantuuk aja katanya abis minum obat" itu...

tapi temen" wisda yang dikampus yang kebetulan tinggal bareng di depok, juga ngerasain efek negatifnya... jadi bisa ngerumpi d kita....hahahaha...

oya, yang wisda tahu ga boleh minum obatnya itu:ibu hamil, menyusui, kejang, hipertensi, dll...

udah gitu katanya, wisda pas minum obat itu, lagi g fit bener... jadi efeknya kerasa banged...gitu katanya...

sebenernya wisda jadi rada ragu kalau harus minum obat itu lagi... takut terjadi apa-apa... tapi demi terhindar dari penyakit, ya... bolehlah berkorban beberapa jam dikit...

hehehe...

makaci yah udah mau baca....

lirik Bro-diriku menggila

Diriku menggila--Bro

ku terima suratmu

dan kau tuliskan rasa sesalmu

dan kini ku merasa diam-diam takkan berguna

hinakah diriku dihadapan dirimu

mengapa semua telah terjadi padaku

saat ini aku berjalan di dalam kegelapan

namun ku hanya manusia biasa

titian hidupku berlapis gundah yang ku rasa semua

takkan habisnya diriku menggila

 

ku terima suratmu

dan kau tuliskan rasa sesalmu

 

 

wisda lagi suka sama lagu ini nie...

liriknya dalem aja gituh... hahaha...

ini untuk 'mu'

Assalamualaikum...

nb: untuk seseorang disana... kalimat ini mungkin gag bisa wisda ucapin langsung... dan memang belum tentu dibaca oleh orang yang tepat...tapi, seenggaknya...wisda jadi lebih tenang setelah menulis ini...

"gpp kok...

wisda g marah,,, iya c, wisda kemarin sempet pusing karena semuanya ternyata berjalan diluar rencana... tapi sekarang semuanya bukan masalah lagi kok...

yang penting semuanya udah selesey dan alhamdulillah masih bisa wisda handle...

yang udah terjadi ya udahlah...ga usah dipikirin.... wisda juga udah gag ambil pusing lagi...wisda ngerti kita semua punya prioritas masing"...

jadi, jangan ragu lagi untuk kembali menyapa...

 

cuma lain kali jangan kaya gitu lagi yah...

luph u plenz..."

 

 

Senin, 11 Agustus 2008

jatuh bangun...semangaaaaaat

"kadang orang yang paling bisa menghentikan tangis kita,

adalah orang yang paling bisa membuat kita menangis"...

(duwh maph yah, wisda lupa ini kata"nya siapa)

 

berat yah...

ketika kita tengah yakin ada seseorang yang bisa membantu kita..

tapi ternyata orang itu malah ikutan menjatuhkan kita...

 

entah, dia sengaja atau tidak...

kita kan hanya diminta berpikir positif...

 

tapi memang disitulah seninya hidup...seninya tertawa dalam duka... dan seninya menangis ketika kita merasa benar" tak percaya pada semua yang terjadi...

 

tangan-tangan terkepal yang tadinya terangkat bersamaan dengan kata 'semangat',

kini terjatuh menghamtam apa saja untuk menyatakan ketidaksukaan...

 

hahaha....

rasanya ingin sekali tertawa...

atau menangis sesegukan...

 

tapi tak mau rasanya menyerah, sedang kita tahu ini hanya kerikil-kerikil kecil yang harusnya tak menghalangi jalan kita menuju tujuan yang hakiki...

kita kan hanya perlu bertahan dan terus berjalan...

pasti bisa...

 

ayo semangat....

Jumat, 08 Agustus 2008

cinta Fitri season 2

Assalamualaikum...

wisda lagi kena demam sinetron cinta Fitri season 2 nie... suka banged sama karakternya fitri sekarang...wisda mank ga ngikutin yang season 1nya c.. dulu suka sekilas-sekilas aja nontonya...

yah sekedar tahulah kalau fitri itu orangnya lugu dan baiiiiik banged...

tapi, yang wisda suka itu, pas fitrinya udah mulai bisa membela diri dan melawan kalau dia ditekan berlebihan sama orang lain terutama keluarganya farrel (suaminya fitri).

keren...

jadi lebih realistis aja karakter si fitrinya...

cz, orang baik itu bukan berarti harus digambarkan sebagai orang yang rela ditindas begitu aja... tapi sebaiknya digambarkan sebagai orang yang berani membela dan mencetuskan lantang-lantang apa 'kebenaran' sebenernya...

hahahaha...

hampir tiap malem, wisda selalu nunggu"in sinetron ini jam 10 malem...rasanya takuuuut bgd kalau bakalan mpe kelewat gitu...

 

hahahaha...

 

bener" udah kepincut nie sama cinta fitri...

alasan lainnya yang membuat wisda suka sama sinetron yang tayang di SCTV ini adalah karena cinta fitri dan farrel itu 'kuat' banged...

di beberapa sinetron lainnya kan tokoh pasangan utama'nya pasti sempet kemakan sama akal bulus pemeran antagonisnya...trus diceritanya, pemeran utamanya berantem d sama lawan mainnya...biz itu baru ada yang sadar dan akhirnya baikan lagi..

tapi, kalau di cinta fitri beda...

si farrel dan fitri itu g pernah kemakan sama trik" licik orang" yang pengen memisahkan meraka...kan kereeeeen....

hehehhe....

 

ya udah itu ada d cerita wisda tentang demam cinta fitrinya...

kapan" dilanjutin yah....

 

bubye...

Selasa, 05 Agustus 2008

Wilujeng Sumping | Jamparing Online

http://jamparing.sytes.net/kamus/
ayo gunakan kamus ini untuk belajar bahasa sunda...

terserah mau tahu sunda-indonesia
atau
indonesia-sunda...

semua bisa...
seruuu..

tentang 'dia'

dia adalah mega...

dia itu petang yang selama ini duduk singgasana angkasa...

dia mungkin hendak terbenam,

tapi dia tak pernah lupa memberikan keindahan disisa-sisa cahayanya...

dia melati diantara mawar-mawar penuh duri...

dia jingga diantara semak-semak kehitaman...

dia adalah gemuruh suara yang membelenggu getir ketakutan hati...

dia itu malam yang menjaga bulan dari ketamakan cahaya bintang...

dia itu alam yang bertahan dari kegersangan dan menepi dari ketiadaan...

dia itu pemimpin...

dia adalah hati dan hari yang takkan pernah lekam atas nama waktu

dia itu uap surga yang mengudara ke bumi melalui sebuah 'doa'...

dia adalah mimpi, angan dan harapan yang terus terbang untuk kehidupan selanjutnya...

dia adalah surya yang sudah menyilaukan mata ketika hendak terbit..

iya, dia adalah cahaya yang  memecah kesunyian gelap dan membawa keyakinan hati tuk berjalan meski pelan...

dia, setahuku adalah suara yang lembut...namun bermakna tegas...

 

 

Minggu, 03 Agustus 2008

liburanku kali ini,,,

Assalamualaikum...

alhamdulillah liburan wisda kali ini masih bisa dinikmati dibanding dengan liburan sebelum"nya...sualnya kegiatan wisda mank g sepadet liburan semester" lalu...minimal, sabtu-minggu wisda masih bisa'lah buat jalan" ma keluarga...

ini nie yang mau wisda ceritain,,,
liburan putaran ke pertama:
sabtu,05.07.08
wisda dan keluarga besar wisda berlibur ke solo...sebenernya bukan berlibur juga c,,, cz, ada acara keluarga juga disana.. tapi, yah lumayan bgd buat refreshing...
minggu,06.07.08
wisda dan kelurga besar wisda melanjutkan perjalanan kita ke jogja...
asyiiik... jam 9an malem kita jalan" di malioboro...trus makan wedang ronde dipinggir jalan...hahahaha,,,nice banged d...
senin,07.07.08
wisda dan keluarga besar wisda berpindah lagi ke magelang dan mampir di borobudur... sekitar jam 12an tuw mpe sananya....wuahh...panas banged rasanya...
biz itu kita melanjutkan lagi perjalanan buat ke pekalongan dan menikmati belanja batik mpe puas,,,hahahaha
selasa,08.07.08
sekitar jam 4 pagi kita semua baru mpe lagi di jakarta...kita langsung pada tepar dan balik kerumah maing-masing...

liburan putaran ke dua:
sabtu,12.07.08
wisda dan papa-mama berangkat sekitar jam 07 pagi buat ke bandung nganterin eyang ke rumah tante yang memang disana tinggalnya...
sorenya, kita melanjutkan lagi perjalanan ke tasik buat ketemu sama bibi yang dulu selalu ngasuh wisda waktu masih kecil...kita pun bermalam di hotel di kota tasik...
minggu,13.07.08
perjalanan mesti berpindah kembali ke bandung... sualnya ada acara rapat keluarga besar,,, jadi kita mesti dateng d...malemnya, baru kita pulang..

liburan putaran ke tiga:
sabtu,02.08.08
wisda dan papa-mama beserta kaka pergi lagi ke bandung... kali ini bukan karena ada acara keluarga, tapi mank buat menjarah factory outlet yang menjamur disana...seruuu....
malemnya, kita pulang lewat tol cipularang dan sempet mampir di salah satu rest area buat sholat isya dulu dan sekedar istirahat...
eh, papa malah ngasih ide buat kita minum" kopi dulu di Xpresso coffee bar... humm,,, kebetulan keluarga wisda mank bisa dibilang pecinta kopi.. walaupun g fanatik banged c,,,


sebenernya hari selasa tanggal 05.08.08 ini wisda diajakin ke bali... tapi, wisda ga bisa...kalau bukan hari sabtu-minggu, agak susah untuk jalan"...mesti tetep ke kampus nie,,,selain itu keluarga wisda juga ga da yang bisa ikut... yah, jadi g terlalu berminat juga...
nanti-nanti aja d...

yawda, itu dulu aja ceritanya...hahaha...

makasiy yah udah mau baca...

wassalam...

smesco jcc

Assalamualaikum,,,

hari masih pagi... tadi wisda dan temen" danus baru aja selese ngebenahin loker"yang memang kita sewain tiap tahun...
sekarang c udah selesey... trus wisda binun mau ngapain, jadi wisda ke labkom aja buat ngenet sekaligus curhat" g jelas gini...hahahahha...

lagi bingun juga mau ngapain nie...
oya, kemarin wisda dan keluarga ke pameran UKM Smesco gitu... seru banged d.. ada beberapa orang bule yang disana kayaknya mank hunting barang" tradisional kita...

ada bule cowo yang sibuk ngegangguin ibu" yang lagi ngudek" baju-baju batik yang lagi sale...harganya jadi cuma Rp 50ribu...

ada juga 2 orang bule cewe yang satu pake baju batik yang satu lagi, pake syal batik sama kain batik buat jadi roknya...kereeeeennnn...

wisda seneng banged ngeliat mereka yang kayaknya pede gitu make hasil kebudayaan kita, yang kalau gak dibuat 'trend' sama suatu kalangan, mungkin ga bakal 'jadi 'pusat perhatian' sama bangsanya sendiri...

poko'e semua barang yang ada di smesco itu keren"... mulai dari sendal etnik mpe bakiak yang ada ukiran"nya, terus makanan kecil sampe makanan sekelas gudeg, terus ada juga pementasan dari tari saman sampe lomba fashion show baju batik, ada lagi perhiasan dari batu giok mpe logam biomagnetik yang punya daya pengobatan...
tasnya juga seru-seru... ada yang dari rajutan, anyaman, dari tiker, mpe yang dari kulit juga ada....


sayangnya, wisda baru kesana itu pas hari minggu tanggal 03.08.08... dan itupun pas penutupannya... jadinya wisda g bisa masukin pameran ini ke kotak review...maph yah...

kemarin tu seruuu banged ngeliat banyak barang" kita yang laku dan dilirik oleh banyak orang...malahan ada beberapa stand yang full habis semua barang dagangannya...
walaupun kemarin pas disana wisda ngerasa 'aneh sendiri' gara-garanya wisda dan keluarga biz dari acara resepsi gitu,,,eh, biz itu malah ke pameran...

kebayang kan gimana saltumnya wisda disana...hahahahha...
tapi wisda c pura" cuek aja... walaupun kalau lagi diliatin tetep aja ngerasa risih...
hehehehehehehe...

yasuw.... itu aja... poko'nya  tetep cintai kebudayaan kita sendiri yah...

makasiy...

Jumat, 01 Agustus 2008

dikerjain nie...

assalamualaikum,,,

huaaaaa....wisda di kerjain sama temen" danusku tersayang... he".. jadi, kemarin itu kan ada EPT, terus pas selese EPT tiba" ada sms masuk dari Vika..

dy bilang kalau dia mau ngundurin diri dari danus...hug"..(T_T)...
wisda kebingungan dan kebetulan k esha dan k nuriz yang kebetulan ada di tempat juga tahu...

akhirnya wisda langsung sms winda untuk nanya ada apa dengan vika.. tp ternyata winda bilang dy g tahu apa"... oh, ya udah.. wisda coba sms vika untuk nanya alasannya dan juga  minta dia mikirin semua sekali lagi...

malemnya wisda coba tlp winda, tapi hasilnya nihil...g tahu kenapa telp rumah wisda g bisa masuk k hp winda... akhirnya winda yang tlp wisda... ya udah, wisda ceritain semua halnya tentang vika... dan winda jg sekalian ngingetin wisda buat ngejarkom temen" danus untuk krida...
duwh, wisda bingung banged kenapa tiba" vika mau resign dari danus...
padahal kinerja dia di danus itu bagus...

akhirnya, hari ini, 01.08.08 jam 10.30 @bkm, kita krida...
walaupun winda belum dateng dan vika jg baru bisa dateng siangnya, kita tetep menjalankan krida...

setelah kita selesai ngebahas agenda kita di danus,winda sms wisda untuk ngajak anak" sharing...winda  masih belum dateng...

akhirnya wisda ngajak tmn" buat sharing dan cerita tentang semua masalah yang pernah mereka alamin terkait wisda, terkait danus, dan terkait proker mereka...

ditengah" krida, sinta izin karena ada acara lagi... setelah diizinin, sinta pun chao d,,,

ditengah" sharing, telepon nugraha bunyi, dan dia mengangkat tlpnya gitu...
tapi, tiba" dia marah" sampe mukul" tiang" yang ada di BKM... untung BKM itu gak roboh,,,secara cuma dinaikin sama ekrem aja, biasanya BKM udah bergoyang" semua...ha"...maklum, BKM alias pusgiwa FKM itu mank bentuknya kayak rumah panggung...

balik lagi ke masalah nug" yah...

nug" marah" terus sama orang yang telepon dia... entah siapa... yang pasti,yang wisda denger dari pembicaraannya, ada seorang penyewa loker yang kehilangan barang, dan dia ngirainnya nug" yang ngambil barang itu,,, secara, nugraha' lah yang punya kunci duplikat dari tiap" loker yang disewain sama danus...
wisda bilang sama nug" supaya wisda aja yang ngomong sama orang yang keilangan itu, tapi nug" ga mau...
duwh, binguuuuuung...

wisda, k esha, k nuris nyoba untuk nenangin nug"...tapi, kita belum berhasil... karena udah jam 12an, dan hari ini adalah hari jumat, maka nug" izin untuk shalat dulu... biz itu baru d kita bakal ngelanjutin semua masalah yang ada...

karena kita lagi break ishoma, akhirnya banyak anak" danus yang pada mencar" ada yang sholat, makan, main laptop, dll...

eh, tiba" winda sms wisda,,, dy bilang kalau dia kecopetan di kereta... nah lhow?! makin panik nie wisda...
wisda makin bingung mau cerita tentang smw masalah yang tiba" dateng hari ini sama siapa...cz, wisda g enak mau cerita sama winda yang juga lagi punya masalah sendiri,,,

akhirnya wisda cuma bisa berdoa dalam hati..

sekitar jam 13 siang, setelah nug" selesai sholat jumat, sinta ternyata dateng lagi... vika dan winda juga udah dateng ke BKM dan kita melanjutkan kembali sharing kita...dimulai dari nug"...

dia bilang kalau ada masalah dengan loker, dan dia maunya kita selesaikan masalah ini nanti... oke... g masalh...

tapi, si nug" juga bilang kalau dia udah gak mau lagi ikutan proker ASI karena masalah transport...wealah....masalahnya kok nambah lagi c??ha"...yawda, yang ini masih bisalah dicari solusinya...

setelah semua anak selesai ngeluarin uneg"nya, akhirnya vika mengumumkan kepada temen" danus yang lain kalau dia mau ngundurin diri dari danus...hah?!

semua kaget pastinya...wisda c g terlalu kaget, cz vika mank udah ngomong sama wisda sebelumnya...

kita semua mencoba untuk mempertahankan dan membuat vika berubah pikiran... akhirnya, vika minta supaya wisda tanyain pendapat temen" danus yang lain gimana enaknya....

dari 9 orang anak danus ditambah dengan kak esa dan ka nuris sebagai bendum, hanya winda, cesie, dan wisda yang ga setuju agar vika keluar,,,

cesie nangis" sambil bilang kalau vika resign, cesie juga resign...mati!! masalahnya bakal nambah! pake mau ada 2 orang segala yang mau resign...

winda marah" sama vika sambil ngelempar botol minumannya dea...nah lho?? huayah...ada acara lempar"an botol...pusiiiiiiiiiing.....pokoknya disitu winda berusaha untuk menyadarkan vika supaya dia g ninggalin kita yang masih harus terus berjalan setengah tahun kedepan.

kalau wisda, yah, cuma bisa senyum" aja saking pusingnya...hahahaha....ya Allah,,,,gimana ini...

sedangkan dea,sinta, nug", merasa kalau semua itu mesti kembali ke vika,,, kalau dia udah ngerasa ga bisa ngelanjutin, ya udah, g usah dipaksain, karena g bakal maksimal...

wealah...bukannya bantuin mempertahankan vika malah ngomong gitu...

adel dan depi gak bisa ikut menggunakan hak memberi pendapatnya karena kebetulan udah ga da ditempat pas saat itu...

kalau ka esha dan ka nuris memutuskan untuk ga ikut campur hari itu... fine, wisda bisa ngerti...

eh, tiba", vika bilang kalau dia udah ga kuat lagi, dan pengen pergi...yah, bakalan ada acara kejar"an kaya di film" india nie romannya...

tapi, kita semua berhasil menggagalkan rencana vika pergi...

sharing kita lanjutkan, tapi keadaan makin memuncak,,,ka esha udah mulai ngomel karena temen" danus pada diem aja...

nug" juga malah nambah nyudutin vika...

huah!!! pusiiiiing....

untuk kesekian kalinya, vika mau pergi... wisda nyoba berdiri dan menahan, tapi pas wisda hampir berhasil nangkep vika, si vika bilang :

"udah wis, selesein dulu aja gimana keputusannya, nanti vika balik lagi"..kurang lebih begitulah...

ya udah, wisda g jadi nahan vika cz wisda pikir, vika bakalan balik lagi...

tapiiiiiiiiiii.....

pas wisda mau duduk lagi di tempat kita" lagi sharing, eh winda malah bilang:

"wisda?! terus lo ngapain?? ngebiarin aja vika pergi????? KEJAR??!"

yah,,,kena semprot juga wisda...hahahaha,, yaudah tanpa pake sendal, wisda kejar vika dan mulai ngobrol lagi sama vika...tapi vika tetep aja jalan...

eh, tiba" k esha dateng dan dengan mudahnya, vika mau balik ke BKM untuk nyelesein smwnya,,

yah, kenapa k esha gampang banged yah ngebujuk vika buat balik,,,,hahahaha

eh, pas kembali untuk ngelanjutin sharingnya, wsda mau minta temen" yang ada di ruang BEM untuk kembali gabung ke tempat kita sharing, tapi g jadi cz, nug" manggil dan dia menyambut wisda dengan masalah baru..

dia bilang dia udah g respect lagi sama senior" cw yang sejak tadi pagi ga lagi disebut dengan awalan 'kak'...aduuuuuuhh,,, kenapa lagi c nie anak??

pas kita udah duduk semua dan mau ngelanjutin bahas semua masalah yang tiba" numpuk di satu hari ini, winda dan sinta, masih belum juga keluar" dari ruang BEM...

si nug" udah bentak si sinta untuk keluar... dan wisda udah mulai gak bisa ngebiarin nug" bentak"...

wisda nyoba jemput winda dan sinta yang masih tetep di ruang BEM...

 

dan,,,,

 

 

wisda malah disambut dengan sebuah kue tart tiramisu putih,,,dan ucapan 'selamat ulang tahun'...

 

akhirnya, wisda bisa nangis jg setelah mati"an menahan air mata yang udah bulak balik dipaksa masuk ke dalam gudangnya lagi...hahahahaha

ternyata mereka semua ngerjain wisda..semua masalah yang hari ini ada adalah sebuah

"AKTING"...

 

hahahahaha...

 

alhamdulillah semua masalah tadi bukan beneran terjadi...bisa stress tiba" wisda kalau beneran semua,,,

 

tapi, wisda salut bgd sama akting mereka... sempurna banged d...

jadi bingung, mereka itu anak" danus atau anak" teater c?

ha"....

 

eh, buat para oknum yang terlibat,

makasih yah...

apapun yang terjadi, wisda sayaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaangggggggg bangeeeeeed ma kalian...

 

luph u all my danusian's famz....