Jumat, 20 Mei 2011

Bunga yang membesar..

Saya adalah bunga yang membesar..
Bukan bunga yang mencantik tiap hari..
Bukan pula bunga yang terharum di antara smw legenda bunga yang pernah terukir..

Mengetahuinya memang terasa pedih...

Rasanya seperti ada hama kalbu yang menggigit perlahan kelopakku..

Menciptakan udara hampa diatara putik putihku..

Tersenyum..

Aku hanya mampu tersenyum...
Tetap mengikhlaskan serbuk sariku mengudara saat berpapasan dengan angin kasar siang ini...
Dan tetap membiarkan lebah-lebah itu mengeruk maduku...

Tak apa jika memang harus begitu...
Sungguhku bisa apa?
aq hanya bunga besar yang tidak mempercantik tiap hari..
Bukan pula bunga yang terharum selama ini...

Dan kupu-kupu yang berlabuh di ujung mahkotaku pun berdesis kata-kata hangat...

Jalani saja...

Hingga nanti,
Kala kelopakku menguning...
Mengering..
Mengerut
Dan merapuh pelan...
Aku akan mengikhlaskan tubuhku terlepas dari tungkainya...
Gontai..
Dan jatuh di hamparan permadani cokelat...

Memberi cita bagi sahabat dunia
Lewat sisa-sisa perjuanganku...

Huff..
Ternyata benar pedihnya terasa..
Sudahlah..jalani saja...

Bahkan mawarpun membusuk pada akhirnya...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar