Benteng Usianya
(wp)
aku melihat keluguan itu...
dan hanya dapat tersenyum,,,
ramuan usia masih membentengi
upaya memaklumi,,,
aku menatapnya dengan segenap mataku
tapi ia merasa, ia yang menatapku
oh, sejauh apa langkahku gapai?
jika ia tetap merasa itu adalah jejaknya...
suaraku meninggi,,
namun baginya aku terdiam...
hanya tersenyum aku...
hendak apa lagi?
ramuan usia masih membentengi
bukan menahanku
hanya menahannya...
harap esok, semuanya lebih mudah
setidaknya aku akan tetap berharap
menjaga diri
menjaga hati
dan
menjaga keteguhan jiwa
Tidak ada komentar:
Posting Komentar