Angin kasar sore ini memaksaku memandang langit
Iya, aku tahu angkasa hari ini tanpa matahari
Pun tanpa titik-titik hujan...
Awan juga hanya menggelar lebar riaknya...
Lagi-lagi tanpa berani berbentuk sempurna...
Iya, aku sadar...
Langit mungkin jadi salah satu yang kini telah tahu...
Tahu akan semua hal yang selama ini menyeruak perlahan di kepalaku
Semua hal yang selama ini aku pendam dalam jauh didasar kotak kalbu...
Aku tahu langit sore ini terkesan menertawakanku...
Tak cerah,,
Namun tak juga mendung...
Diantaranya,,,
Seperti sebuah melodi sandiwara yang sering ditawarkan manusia melankholis seperti aku ini,,,
Tertawa dalam semua redup dunia yang selalu dirasa secara berlebihan...
Semua yang ditawarkan akhir-akhir ini ke dalam hidupku ternyata membawakan berbagai macam ’kegilaan’ tersembunyi,,
Tanpa bisa bersuara..
Tanpa bisa mengeluh..
Dan tanpa bisa mengerti...
Aku menggila tiba-tiba...
Entah kenapa jadi begitu sulit mengetahui isi hati...
Ya Allah...
Ketika semua warna yang terlihat adalah warna kelabu,
Dimana aku harus mencari secerca warna surya
Yang biasanya merona dengan semangat maya diantara biru atmosfer dunia...
Berkali-kali logika ku menjawab:
”temukan warna itu di dalam hatimu. Sungguh ia disana tanpa pernah beranjak barang sejenak,,,,hanya diminta percaya..”
Dan berkali pula,
Aku berteriak :
”belenggu itu begitu tebal..
Mengarat dan menimbulkan kerak-kerak yang sulit sekali tuk dibersihkan.
Dan aku seperti kehilangan kemampuan tuk melihatnya memerah...”
Hingga untuk kesekian kalinya aku hanya mampu menunduk dan melihat hatiku tergerogoti oleh semua kepusingan diri,,,
Hanya tak mampu berkata lagi,,,
Semua tiba-tiba harus menjadi rahasia..
Dan sesuatu yang tiba-tiba aku upayakan untuk tetap menari...
Kini memudar ditelan seluruh warna yang menggelap dalam waktu singkat...
Diiringi lagu-lagu yang memang selalu mengajakku berkawan dengan air mata,
Aku berusaha tertawa,,,
Membendung keras desakan keras ombak dipenghujung dermaga hati...
Semua selalu ku sadari mesti kembali kepada-Nya..
Ia memang jalan terbaikku untuk kembali...
Jalan tercerah diantara segala kegelapan yang selalu berhasil menarik tanganku untuk mengeluh dan lupa bersyukur...
Ya Allah...
Aku hanya tak tahu konsekuensi,,
Masih belum berani...
Hahhaa”....
Ketika sisi melankholistku memenangkan sisi rasional yang ada,,,
Terinspirasi dari pepatah :
”don’t ask if i’am okey...
Just always know that my smiles aren’t for real
I have been broken too many times…”
hahaha....
BalasHapus