Assalamualaikum,,,
cukup senang mengenal Fahri. Aisha, Maria, Nurul, Noura dan banyak tokoh lain dalam novel pembangun jiwa ini... disaat hausnya jiwa akan adanya masyarakat yang menjalani keteladanan Rasulullah terasa begitu mengeringkan tenggorokkan, ayat-ayat cinta ada untuk membantu menghilangkan dahaganya....
hal yang membuat novel dakwah ini mudah untuk diterima adalah cara penyampaiannya yang ringan, dan seakan ditulis untuk kalangan dengan level keimanan apapun...penjelasan demi penjelasan bahasa dan istilah kelas tinggi diuraikan dengan apik dan mudah dimengerti.
ayat-ayat cinta mengajarkan cara hidup islami yang dianjukan Nabi dan sesuai dengan jiwa Qur'ani namun tidak menggurui...ayat-ayat cinta tidak menganggap pembaca adalah sasaran" yang melakukan kesalahan...sehingga perlu dinasehati dengan keras agar segera kembali kejalan yang benar, namun ayat-ayat cinta memberitahu apa yang benar tanpa membuat pembaca merasa ketakutan dan merasa islam menakutkan...sebaliknya, ayat-ayat cinta memberitahu seakan-akan sepeti mencontohkan...dan, itu merupakan cara menasihati yang lembut dan insya4Wl sesuai dengan kehidupan saat ini yang mulai mengeras...
ayat" cinta menghidupkan kembali semangat-semangat meneladani Rasul...
subhanallah,...
gw blum sempet baca wis...
BalasHapusudh sering liat si, tapi smpe skrg blum baca....
hwehehe...diktat gw udh cukup mirip novel wis...=p
hehehe,,,diktat kuliah ya be? diktat kuliah tebel" ya,,,
BalasHapus