Kamis, 24 Mei 2007

sejenak menghela

aku berteriak : "Aku perempuan perkasa"

meski tak percaya terus membahana

beberapa berdesis dengan kata : "Amin"

jatuhan kerikil cukup tajam menyelimutiku,,,

masih membayangi dengan sudutnya

niat apa?

sudahlah,,,

aku benar memaling muka

meski tak ada pandang tertambatkan

lencana itu dijatuhkan begitu saja

hendak aku memungutnya

sayang, lengan kekar angkasa menepis tanganku

sayang, untuk apa berlari bila tak ingin lekas sampai?

bukankah hanya membuang tenaga?

akankah waktu mengizinkanku menghela?

sebentar saja,,,hanya sejenak,,,

pengukur waktu pun tak mampu menghitungnya,,,

ya??

 

 

 

 

 

(wisda)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar