Ia sudah meretak..
Diretakkan..
Dihempaskan peRlahan..
Dan tiba2 aq tertarik tuk meretakkannya lebih lagi...
Meleburkannya agar berbaur menjadi debu-debu putih...
dan terpadu dengan angin2 dalam ketidaknyataan warna dan rasa..
Biar saja perihnya merajai..
Dan sesaat lalu kan ku hapus semua asa...
Dan menghampakan smw nada..
(Keramik hati)
MANTAFS
BalasHapushehehe,,,makasiii...
BalasHapus(n____n)v